Legenda dan Mitos Burung Phoenix yang Menakjubkan

Gambar Legenda dan Mitos Burung Phoenix yang Menakjubkan Yunani tidak akan tandanya sosok sinar matahari simurgh simorgh simbolisme simbol setiap Sebuah ratus populer penampilan parthia oleh muncul Mitos mitologi mesir merupakan merah memiliki lambang keramat kadang kadang jika Hidup flavius philostratus elang Dapat cerita burung bennu BANYAK bangkit apollonius Adalah  wew2

Mitos dan legenda memang banyak diperdebatkan. Namun jika kita fikir lebih dalam, tidak akan ada mitos dan legenda jika awalnya memang tidak ada tanda tandanya. Namun sejauh mana informasi itu benar, tergantung pula dari seberapa akurat informasi itu sendiri disebarkan. Legenda burung phoenix merupakan sebuah legenda dengan latar belakang mitos yang kuat. Informasinya begitu detil sehingga setiap orang dapat membayangkannya. Berikut adalah sejarahnya.

Phoenix (Phœnix) dalam mitologi Mesir adalah burung legendaris yang keramat. Burung Api ini digambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan. Phoenix dikatakan dapat hidup selama 500 atau 1461 tahun. Setelah hidup selama itu, Phoenix membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari abunya, munculah burung Phoenix muda. Siklus hidup burung Phoenix seperti itu (regenerasi), bangkit kembali setelah mati, lalu muncul sebagai sosok yang baru. Oleh karena itulah phoenix dikenal sebagai simbol dari keabadian, lambang dari siklus kehidupan setelah mati, dan simbol dari kebangkitan tubuh setelah mati.

Sejarah

The simurgh atau simorgh (Phoenix) berasal dari mitologi Persia (Kekaisaran Parthia 247 SM). Ini telah menikmati berbagai inkarnasi mulai dari burung sepenuhnya untuk memiliki kepala anjing dan menyusui anaknya. Biasanya, dia dianggap baik hati, tetapi beberapa cerita menyarankan bahwa manusia tidak selalu aman berada di sekitar simurgh (phoenix). Dan masih banyak cerita tentang phoenix yang mencampurkan banyak elemen.

Flavius Philostratus (c. AD 170), yang menulis biografi “Life of Apollonius of Tyana”, menunjukkan bahwa phoenix seperti burung yang tinggal di India, tetapi kadang-kadang bermigrasi ke Mesir setiap lima ratus tahun. Ia menganggap burung itu sebagai pancaran sinar matahari, berada dalam penampilan dan ukuran besar seperti elang. Meskipun deskripsi (dan masa hidup) bervariasi, phoenix Mesir (Bennu burung) menjadi populer pada awal seni Katolik, sastra dan simbolisme Katolik, sebagai simbol Kristus mewakili-Nya kebangkitan, keabadian, dan kehidupan-setelah-kematian.

Awalnya, phoenix diidentifikasi oleh orang Mesir sebagai bangau atau burung bangau-seperti burung yang disebut benu, yang dikenal dari “Book of the Dead” dan teks-teks Mesir yang lainnya sebagai salah satu simbol suci ibadah di Heliopolis, terkait erat dengan terbit matahari dan di Mesir dewa matahari, Ra.

The Yunani diidentifikasi dengan kata-kata mereka sendiri phoenix φοίνιξ, yang berarti warna ungu-merah atau merah (cf. Fenisia). Mereka dan Roma kemudian membayangkan lebih mirip burung merak atau elang. Menurut orang Yunani, phoenix atau Phoenicia tinggal di samping sebuah sumur. Pada waktu fajar, ia mandi di air sumur, dan matahari-dewa Yunani Helios menghentikan keretanya (matahari) untuk mendengarkan dengan lagu.

Phoenix dalam suatu kebudayaan

“Phoenix” juga merupakan nama bahasa Inggris yang diberikan kepada burung yang paling penting dalam mitologi Cina, yang Fenghuang, dengan set sendiri karakteristik dan arti simbolis.

Phoenix juga adalah tokoh sentral di Libanon budaya kuno dan modern, seperti Libanon adalah keturunan dari Fenisia dan sering mengklaim diri mereka anak-anak Phoenix. Libanon, dan Beirut khususnya, seringkali digambarkan secara simbolis sebagai burung phoenix yang telah dihancurkan dan dibangun kembali 7 kali selama sejarah panjang.

Di Cina, Fenghuang ( “凤凰”) adalah sebuah mitos dangkal burung mirip dengan phoenix. Ini adalah kedua yang paling dihormati makhluk legendaris (kedua setelah naga ), sebagian besar digunakan untuk mewakili ratu dan perempuan. Phoenix adalah pemimpin burung.

Di Jepang, phoenix disebut ho-ō (kanji: “凤凰”) atau fushichō (不死鸟?), Secara harfiah “Immortal Burung”.

Dalam cerita rakyat Rusia, phoenix muncul sebagai Zhar-Ptitsa (Жар-Птица), atau firebird, subjek yang terkenal pada 1910, balet skor oleh Igor Stravinsky. Phoenix ini ditampilkan dalam bendera Alexander Ypsilantis dan banyak kapten lain selama Revolusi Yunani, Yunani yang melambangkan kelahiran kembali, dan dipilih oleh John Capodistria (1828-1832). Selain itu, mata uang Yunani modern pertama menanggung nama phoenix.Meskipun digantikan oleh lambang kerajaan ,dia tetap menjadi simbol populer, dan digunakan lagi di tahun 1930-an oleh Republik Hellenic Kedua. Namun, penggunaannya oleh junta militer dari 1967-1974 membuatnya sangat tidak populer, dan telah hampir menghilang dari penggunaan setelah 1974, dengan pengecualian dari Orde Phoenix dari Yunani

Rasi Phoenix, diperkenalkan pada akhir abad ke-16 oleh para pelaut yang diselenggarakan oleh Petrus Plancius, mungkin salah satu Keyser atau de Houtman dan ditampilkan pada bola dunia dari 1597 yang dibuat oleh Hondius.

Burung Phoenix sangatlah terkenal, banyak film, anime, dan bahkan juga game yang menggunakannya. Sebut saja dalam film populer Harry Potter, Ability dalam serial One Piece, dan karakter dalam Game DotA.

Sumber: http://aliefqu.wordpress.com/2011/08/12/legenda-dan-mitos-burung-phoenix-yang-menakjubkan/

Keajaiban Ritual Tawaf, Simbol Hukum Alam Semesta

Gambar Keajaiban Ritual Tawaf, Simbol Hukum Alam Semesta Tawaf Mekah Haji  80212 tawaf mengelilingi ka bah di masjidil haram  makkah 663 3821

Tak ada pembeda di Baitullah saat itu: status sosial, jabatan, harta, warna kulit, asal usul, semua ditanggalkan. Setiap orang hanya mengenakan kain ihram putih, tanpa jahitan, sebagai simbol persamaan derajat di mata Allah. Sekaligus pengingat, manusia dilahirkan dan akan berpulang dalam kesejatiannya.

Dimulai dari sudut batu hitam, Hajar Aswad, lautan lebih dari dua juta manusia bergerak searah, mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, hingga berakhir di sudut yang sama. Membentuk pola lingkaran 360 derajat, yang bergerak melawan arah jarum jam, berporos pada satu titik.

Tak hanya sekadar rukun yang harus dipenuhi dalam ibadah haji, ritual Tawaf yang dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah memiliki makna yang dalam: begitulah seluruh alam semesta bergerak.

“Ritual tawaf adalah simbol ketaatan alam semesta kepada Sang Pencipta, yaitu senantiasa melakukan gerak berputar,” jelas Profesor Riset Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, kepada VIVAnews, Jumat 5 Oktober 2012.

Tawaf, menurut dia, sama halnya dengan gerak Bumi berputar pada porosnya yang mengitari Matahari, Bulan mengitari Bumi, seperti bagaimana Bumi dan planet lain mengitari Sang Surya dalam kesatuan galaksi. Seperti planet lain di luar tata surya mengitari bintangnya. Dengan segala keteraturannya.

Doktor lulusan Department of Astronomy, Kyoto University, Jepang itu menambahkan, jumlah tawaf sebanyak tujuh kali juga menjadi simbol tak terhingga dari simulasi gerak alam semesta. “Mengapa tujuh? Simbol tujuh itu juga berarti alam semesta ini bergerak secara terus-menerus, tanpa henti,” kata dia.

Senada, Prof. Dr. Ahmad Fouad Pasha dari Kairo University berpendapat, tawaf adalah hukum kosmis. “Penemuan-penemuan ilmiah membuktikan kita hidup di alam semesta yang tergantung pada revolusi: Bumi mengitari Matahari sekali dalam setahun, Bulan mengelilingi Bumi secara teratur, demikian halnya dengan satelit planet lain,” kata dia seperti dimuat situs Quran & Science.

Hukum revolusi juga berlaku pada atom, satuan terkecil benda yang bisa dilihat dengan mikroskop. Sebuah atom terdiri atas inti yang berdiameter kurang dari sepersejuta milimeter atau nukleus –yang dikelilingi elektron-elektron yang berputar dalam jarak tertentu.

Karena semua materi di alam semesta, baik padat, cair, atau gas, terdiri atas atom, ini berarti bahwa hukum revolusi berlaku untuk semuanya: bintang, planet, bulan, hewan, tumbuhan, pasir, laut, udara, semua benda.

Dia menambahkan, Ka’bah adalah pusat spiritual dari orang-orang beriman. Mengacu pada ikatan seorang hamba dengan Tuhannya. Tak hanya ketika berhaji, pemeluk Islam juga salat menghadap Ka’bah setidaknya lima kali dalam sehari. Dari segala penjuru dunia, menghadap ke satu titik.

Cara memasang penghitung pengunjung blog

Cara memasang penghitung pengunjung blog

Cara memasang penghitung pengunjung blog saya menggunakan histats dan flag counter.
caranya sangat mudah cukup mengisi seperti formulir yang ada. dan tinggal admbil kodenya saja.
bingung… OK,
berikut kami jelaskan memasang penghitung pengunjung (counter guest) dengan histats.
langkah2:
1. masuk ke histats.com
2. pilih register atau sign up (aku lpa)
3. Isikan data yang di perlukan dari sayrat regiter tersebut. isi semua dengan benar
4. setelah berhasi, Log In
5. cari model yang kalian inignkan
6. jika sudah, cari codenya
7. copy paste code tersebut di add gadget blog anda.
8. pasti blog anda sudah bisa menghitung otomatis siapa saja yang online, berapa pengunjung hari ini dan totoalnya, serta mengetahui berapa banyak halaman yang sudah di buka oleh pengunjung.
9. save atau simpan

hasilnya kalian sudah bisa melihat jumlah pengunjung blog anda.

di sini kami jelaskan pula cara memasang flag counter.
Flag counter bisa dikatakan lebih atraktif, karena bisa mendetksi kebaradaan seseorang pengunjugn dari mana asalanya.
kan.. dilengkapi dengan bendera, namaya saja flag (bendera).
caranya sangat mudah. saya memakai flag counter hanya dengan masuk ke flagcounter.com dan ambil codenya dan saya paste di blog. hasilnya… ya… jadi.
mungkin juga bingung. perhatikan langkah2nya:
1. masuk ke histats.com

2. ambil codenya (HTML) / copy codenya

3. paste-kan di blog anda.

4. jadi….

5. jangan lupa disimpan.

PROTEKSI FOLDER TANPA SOFTWARE

HI bro n sisTA… sekedar mo bagi2 ilmu nih mudah2an ga basi!

(just 4 OS windus)

Teman2 pasti punya lah folder yang isinya ga mau dibuka ma orang lain..
mo tau caranya..

okeh tanpa basa-basi kita langsung step 1st
buka windows explorer, klik kanan folder yg ga mau dibuka orang lain – pilih properties – tab general – menu paling bawah kasih centang pada hidden.
step 2: pilih menu tools – folder option – pilih tab view – pilih/select do not show hidden and hidden folder.
folder kita hilang ga bisa dibuka ma siapapun… Mr. Green
kalo mo ditampilin ya.. tinggal pilih/selet show hidden files and folder

:P kaya ngajarin anak SD ya… (he..he.. basi tauu)

okeh [serius mode: on]

proteksi folder bisa banyak cara tapi sedikit cara yg gw tau. Salah satunya pake software misal folder lock, folder guard, folder lockbox… dan lain sebagainya. (googling aja…!)

cara lainnya yg lebih simple… maenin registry. apaaaaa.. ga ngerti registry?? sama dong… :P
di registry ada key {2559a1f2-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0}gunanya ga tau buat apaan.. tapi kalo key itu kita sisipkan ke nama folder, otomatis folder bakalan kekunci.. ga bisa dibuka…
misal kita punya folder dgn nama newfolder, rename aja jadi newfolder.{2559a1f2-21d7-11d4-bdaf-00c04f60b9f0} (awas titit nya ketinggalan… damn salah… awas titik nya ketinggalan maksud gw)
folder tersebut icon nya berubah jadi icon kunci gembok dan nama foldernya tetap newfolder..

terus kalo kita mo buka tu folder gimana dong??

buka pake command prompt trus rename, jadi apa kek.. yang penting key registry nya ilang.
kekurangannya:
1. folder bisa dibuka pake program sejenis total commander
2. nama asli folder bisa keliatan di command prompt atau hanya di klik kanan
3. Folder masih bisa di hapus or direname tapi kalo di buka ga bisa.

mudah2an ga basi dan berguna…..

SEJARAH MINANGKABAU

SEJARAH MINANGKABAU

 

Asal-usulnya menurut Tambo Alam Minangkabau

Tiga anak dari Raja Iskandar Zulkarnain (Alexander Agung) dari Makadunia (Macedonia) iaitu Maharajo Alif, Maharajo Japang dan Maharajo Dirajo berlayar bersama, dan saat dalam perjalanan mereka bertengkar sehingga mahkota kerajaan jatuh ke dalam laut.

Maharajo Dirajo yang membawa Cati Bilang Pandai –seorang pandai emas- berhasil membuat satu serupa dengan mahkota yang hilang itu. Mahkota itu lalu ia serahkan kepada abang-abangnya, tetapi mereka mengembalikannya kepada Maharajo Dirajo karena ia dianggap yang paling berhak menerima, iaitu karena telah berhasil menemukannya. Mereka adik beradik lalu berpisah. Maharajo Alif meneruskan perjalanan ke Barat dan menjadi Raja di Bizantium, sedang Maharajo Japang ke Timur lalu menjadi menjadi Raja di China dan Jepang (Jepun), manakala Maharajo Dirajo ke Selatan sedang perahunya terkandas di puncak Gunung Merapi saat Banjir Nabi Nuh melanda. Begitu banjir surut, dari puncak gunung Merapi yang diyakini sebagai asal alam Minangkabau turunlah rombongan Maharajo Dirajo dan berkampung disekitarnya. Mulanya wujud Teratak lalu berkembang menjadi Dusun lalu jadi Nagari lalu jadilah Koto dan akhirnya menjadi Luhak. Daerah Minangkabau yang asal adalah disekitar Merapi, Singgalang, Tandikat dan Saga. Semuanya terbagi atas 3 Luhak atau Luhak Nan Tigo. Luhak ini membawahi daerah Rantau. Jadi ada 3 luhak dengan 3 rantau :

1.Luhak AGAM berpusat di BUKITTINGGI dengan Rantau PASAMAN

2.Luhak TANAHDATAR berpusat di BATUSANGKAR dengan Rantau SOLOK

3.Luhak LIMAPULUH KOTA berpusat di PAYA KUMBUH dengan Rantau KAMPAR

Batas Alam Minangkabau menurut Tambo :

“Dari Riak nan Badabua, Siluluak Punai Maif,

Sirangkak nan Badangkuang, Buayo Putiah Daguak,

Taratak Aie Hitam, Sikilang Aie Bangih , Hingga Durian Ditakuak Rajo”

“Dari Riak nan Berdebur, Siluluk Punai Maif,

Sirangkak nan Berdengkung, Buaya Putih Daguk,

Teratak Air Hitam, Sikilang Air Bangis , Hingga Durian Ditekuk Raja”

Tafsiran dari ‘Riak nan Berdebur’ adalah daerah Pesisir Pantai Barat iaitu wilayah dari Padang hingga Bengkulu; sedangkan ‘Teratak Air Hitam’ adalah Rantau Timur sekitar Kampar dan Kuantan (sekarang di Riau). Ini sesuai penjelasan bahwa selain 3 Luhak dan 3 Rantau diatas yang disebut ‘Darek” atau “Darat”, Minangkabau mempunyai daerah Rantau luar iaitu Rantau Pesisir Barat dan Rantau Timur dengan wilayah :

1.RANTAU PESISIR BARAT (Pasisie Barek): Sikilang Air Bangis, Tiku Pariaman, Padang, Bandar Sepuluh, Air Haji, Inderapura, Kerinci (kini masuk Jambi) dan Muko-muko (Bengkulu).

2.RANTAU TIMUR : Daerah hilir sungai-sungai besar Rokan, Siak, Tapung, Kampar dan Inderagiri (Kuantan), kesemuanya kini masuk di Riau.

Asal-usulnya menurut Sejarawan

Senarai kerajaan di Sumatra yang merupakan cikal-bakal Kerajaan Minangkabau mulai zaman Hindu-Budha Abad 7 adalah :

1.KERAJAAN MALAYU (Melayu Tua) terletak di Muara Tembesi (kini masuk wilayah Batanghari, Jambi). Berdiri sekitar Abad 6 – awal 7 M

2.KERAJAAN SRIWIJAYA TUA terletak di Muara Sabak (kini masuk masuk wilayah Tanjung Jabung, Jambi). Berdiri sekitar tengah Abad 7 – awal 8 M

3.KERAJAAN SRIWIJAYA di Palembang, Sum. Selatan. Akhir abad 7 – 11 M

4.KESULTANAN KUNTU terletak di Kampar, sekitar Abad 14 M

5.KERAJAAN MALAYU (Melayu Muda) atau DHARMASRAYA terletak di Muara Jambi, abad 12-14 M. Tahun 1278 Ekspedisi Pamalayu dari Singasari di Jawa Timur menguasai kerajaan ini dan membawa serta putri dari Raja Malayu untuk dinikahkan dengan Raja Singasari. Hasil perkawinan ini adalah seorang pangeran bernama Adityawarman, yang setelah cukup umur dinobatkan sebagai Raja Malayu. Pusat kerajaan inilah yang kemudian dipindahkan oleh Adityawarman ke Pagaruyung dan menjadi raja pertama sekitar tahun 1347

PAGARUYUNG (1347-1809)

Adityawarman meninggalkan banyak prasasti –terbanyak bahkan jika dibanding periode Raja-raja Sri Wijaya. Ia menyebut dirinya sebagai ‘Kanakamedinindra” (Penguasa Tanah Emas). Dan memang Kerajaan Pagaruyung menguasai perdagangan lada/rempah dan emas terutama di Rantau Timur dan dijual ke daerah luar melalui pesisir barat, dimana para pedagang datang dari Aceh Tamil, Gujerat dan Parsi untuk dijual di pasaran dunia. Secara berangsur-angsur kerajaan Pagaruyung mulai mundur kira-kira pada abad 15, sehingga peranan daerah Rantau Pesisir yang berupa kota-kota pelabuhan di pantai barat Sumatra justru semakin berkembang. Pada saat inilah Aceh yang tengah berada pada puncaknya masuk sekitar tahun tahun 1640 disertai masuknya ajaran Islam. Pada akhir abad 16, Pagaruyung sudah tidak utuh lagi, kekuasaan raja tidak mutlak.

Yang Dipertuan Pagaruyung sebagai Raja Alam membahagi kekuasaannya pada 2 Raja yang lain iaitu Raja Adat yang berkedudukan di Buo, dan Raja Ibadat di Sumpur Kudus. Kesatuan tiga raja disebut “Rajo Nan Tigo Selo”. Sedangkan yang menjalankan kekuasaan Lembaga eksekutif -disebut “Baca Ampek (Empat) Balai”- terdiri 4 Datuk dengan 1 Datuk penguat iaitu :

1.Datuk Bandaharo (Menteri Utama & Keuangan) di Sungai Tarab

2.Tuan Indomo (Menteri Adat) di Suruaso

3.Tuan Makhdum (Menteri Kerajaan Wilayah Rantau) di Sumanik

4.Tuan Kadi (Menteri Agama) di Padang Ganting, diperkuat oleh

5.Tuan Gadang (Menteri Keamanan & Pertahanan) di Batipuh

Semua berada di Luhak Tanah Datar. Pada abad 17-18, Siak di Rantau Timur mulai melepaskan diri dan mengembangkan kekuasaannya ke utara hingga ke Rokan, Panai, Bilah, Asahan dan Tamiang. Hal ini dimungkinkan oleh kuatnya kerajaan Siak dalam perdagangan dengan Melaka dan Belanda, disamping mulai merosotnya Aceh sesudah Sultan Iskandar Muda mangkat di tahun 1639.

Perluasan daerah rantau kemudian menyeberangi Selat Melaka sehingga jadilah Negeri Sembilan di Semenanjung. Rantau Pesisir Barat yang telah dikuasai Aceh tidak lagi setia kepada Pagaruyung dimana gerakan pemurnian Islam berpusat di Bonjol kelak akan muncul. Rantau Daerah Timur bagaimanapun masih tetap patuh dan setia. Yang Dipertuan Raja Alam Pagaruyung pergi ke rantau-rantau ini untuk mengumpul upeti (ufti) 3 kali setahun. Ini berlangsung sampai dengan kebangkitan pemurnian Islam yang memecah Minang menjadi 2 iaitu Kaum Putih/Paderi (Pemurnian Islam) dan Kaum Hitam (Adat), mereka terlibat pertempuran dalam Perang Paderi. 2 Luhak iaitu Agam dan Limapuluh Kota telah tunduk kepada Kaum Putih, tetapi Luhak Tanah Datar bertahan hingga dihancurkan oleh pasukan Paderi dari Tuanku Lelo pada tahun 1809. Munculnya Belanda ke Ranah Minang akhirnya justru menjadi pemenang atas situasi tadi, setelah Pasukan Paderi yang menang Perang Paderi melawan Kaum Adat dihancurkan Belanda.

Bagaimana pun selanjutnya Islam tetap menjadi pedoman Adat Minangkabau, dimana setiap Adat yang tidak sesuai dengan Syarak (Hukum Islam) akan dibuang. Sehingga jadilah pedoman berzaman yang berbunyi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Adat haruslah bersendi atau tunduk kepada Hukum Allah.

Awabg Abu Hezqiyal B Maryoto- Dec’2005

SUMBER :

-Sejarah Minangkabau, MD Mansur – Bharata, Jakarta

-Dasar Falsafah Adat Minangkabau, Muhammad Nasrun – Bulan Bintang, Jakarta